PMII Cabang Ciputat Desak Transparansi Anggaran, Pemkot Tangsel Janjikan Realokasi dan Partisipasi Pemuda

TANGERANG SELATAN – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat telah menggelar audiensi resmi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. Diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, PMII Cabang Ciputat berhasil mendorong lahirnya komitmen pemerintah kota untuk meningkatkan transparansi laporan keuangan, merealokasi anggaran ke sektor strategis, dan melibatkan pemuda secara aktif dalam perencanaan pembangunan.

Audiensi ini didasari oleh kritik PMII Cabang Ciputat terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2024. Organisasi menyoroti besarnya porsi belanja administratif dan seremonial yang dinilai tidak seimbang dengan kebutuhan vital masyarakat di sektor pendidikan, infrastruktur, dan kepemudaan. Selain itu, PMII juga mendesak agar realisasi penyerapan anggaran tahun 2025 memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi warga.

Menanggapi kritik dan masukan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Wakil Wali Kota menyampaikan tiga komitmen utama:

1. Peningkatan Transparansi Keuangan: Menyajikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dalam format yang lebih terperinci dan mudah diakses publik untuk mencegah kesalahpahaman dalam interpretasi alokasi anggaran.
2. Realokasi Anggaran Strategis: Memindahkan alokasi anggaran dari pos administratif dan seremonial untuk memperkuat sektor strategis, termasuk penyediaan program beasiswa jangka panjang yang tepat sasaran bagi mahasiswa asal Tangerang Selatan.
3. Pelibatan Aktif Generasi Muda: Membuka ruang partisipasi langsung bagi pemuda dalam perumusan kebijakan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota serta forum-forum strategis lainnya.

Ketua PMII Cabang Ciputat, Fauzan Bahasuan, menegaskan bahwa komitmen ini harus diwujudkan dalam langkah nyata dan akan terus diawasi.

“Kami akan terus mengawal proses ini, memastikan bahwa janji untuk memprioritaskan pendidikan dan sektor kebutuhan dasar masyarakat lainnya serta membuka ruang partisipasi benar-benar terealisasi,” ujar Fauzan.

Lebih lanjut, PMII Cabang Ciputat menekankan pentingnya mekanisme audit sosial terhadap penggunaan anggaran untuk mengoptimalkan pengawasan publik. Dengan keterbukaan data dan akuntabilitas yang kuat, PMII meyakini Pemkot Tangsel memiliki peluang besar untuk menjadi contoh tata kelola fiskal lokal yang progresif dan responsif.

Tentang PMII Cabang Ciputat

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat adalah organisasi
kemahasiswaan yang berkomitmen pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Sebagai agen perubahan sosial, PMII Cabang Ciputat aktif dalam mengawal kebijakan publik, memperjuangkan keadilan, serta berkontribusi pada pembangunan baik nasional dan daerah yang partisipatif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.